Sabtu, 07 November 2015

Narimo ing pandum

NRIMO ING PANDUM (SABAR DAN IKLAS)
NRIMO ING PANDUM (SABAR DAN IKLAS)

SuciNrimo Ing Pandum, sebuah nama yang saya peroleh dari sebuah pepatah jawa, Narimo Ing Pandudum, yang artinya kurang lebih “menerima pada ketentuan sang kuasa”. Tulus,berarti ikhlas, bisa juga menjadinarimoataunrimo. Kata ini menjadi penguat akannama di belakangnya. Sebuahdoa.Saya hanyalah seorang yang haus akan pertemuan dengan khaliq. Seorang bodoh yang sering bertanya hidup, layaknya seekor ikan yang selalu bertanya sambil berenang “di mana sebenarnya air itu”
.Sambil terus berjalan, saya mencoba untuk selalu mensyukuri dan sabar pada apapun yang berlaku pada saya. Ibadah bukan sekedar ritualisme semata. Hidup ini adalah ibadah. Baik atau buruk, itu sekedar penafsiran dari setiap pribadi. Karena itu, marilah kita nikmati setiap ketentuan yang berlaku pada kita sambil kita selalu menyadari bahwa Tuhan menghendaki itu terjadi pada kita. Usaha ? Tentu. Tapi tidakada daya dan upaya, melainkan hanya miliki sang khaliq semata.SABAR DAN IKLASBanyak orang yang berada dalam keadaan teraniaya atausedang mendapat bencana, mereka berkata:“sabar, sabar,ikhlas, ikhlas”. Mereka berkata demikian sambil mengusap dada dengan maksud mereka sabar dan ikhlas terhadap derita yang mereka alami.Jika saya perhatikan dengan lebih seksama, keadaan mereka itu bukan dalam keadaan sabar dan ikhlas. Mereka sebenarnya dalam keadaan “menahan”. Ada sesuatu yang mereka tahan dihati mereka dimana jika mereka tidak kuat lagi menahannya, maka sesuatu itu akan terungkapkan.Menurut pandangan saya, keadaan sabar dan ikhlas sesungguhnnya berada pada keadaan “melepaskan”. Dengan “melepaskan”, berarti kita melepaskan diri dari keterikatan. Keadaan seperti itulah keadaan sabar dan ikhlas yang sebenar-benarnya.Jika mereka melakukan hal itu(melepaskan) berarti mereka telah bisa dikatakan sabar dan ikhlas walaupun kata sabar dan ikhlas tidak terucapdi mulut mereka, atau sedikitpun tidak terlintas di pikiran mereka.SABARAllah senang dengan hamba yang kembali padaNya. Allah senang melihat hambaNya yang mengetuk pintuNya ditengah malam buta, Allah senang melihat hambaNya berdoa  dan menangis mengharap pertolonganNya. Allah senang dengan hambaNya yang mendekat dan mengingatNya. Allah senang dengan hamba yang tidak menggantungkan hidupnya kepada sesama makhluk. Allah senang dengan prasangka baik dari hambaNya.Dalam  sebua h hadist Qudsi  Allah swt berfirman  :“ Aku akan berada disamping persangkaan hamba Ku kepada Ku. Jika dia ingat kepada Ku dalam dirinya, maka Aku ingat kepadanya dalam diri Ku. Jika dia ingat kepada Ku dalam kerumunan yang ramai, maka Aku ingat kepadanya dalam kerumunan yang lebih baik daripada kerumunan mereka. Jika dia mendekat kepada Ku satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu lengan. Jika dia mendekat kepada Ku satu lengan , maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Jika diamendekat Ku dengan berjalan,maka Aku mendekat kepadanya dengan berlari“  (HR. Abu Hurairah)Dengan demikian , hamba yang tengah galau dilanda duka cita janganlah  berputus asa lalu bunuh diri atau mencari – cari kesalahan orang lain dan melampiaskannya dalam kemarahan yang luar biasa atau mencari penolong kepada selain Allah swt mis. melalui perdukunan . Sama sekali tidak menyelesaikan masalah bahkan menambah panjang permasalahan .Tidak mudah memang untuk  mampu bersikap sabar dan ikhlas, Penulispun demikian. Namun kita harus belajar dan terus belajar. Kita harus melatih diri kita untuk siap sedia menerima apapun cobaan yang diberikan Allah, baik berupa duka cita maupunsenang dan bahagia. Bagaimana seseorang dapat dikatakan sabar bila tidak diujiterlebih  dahulu .Allah telah berfirman :Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. Al‘Ankabuut [29] : 2)Dan satu hal penting yang harus selalu kita ingat, disaat mendapat ujian seberat apapun kita harus percaya diribahwa kita akan mampu menyelesaikan persoalan – persoalan tersebut dengan baik karena Allah berfirman :“Allah tidak akan memberikan beban kepada seseorang di luar batas kemampuannya” (Qs Al Baqarah :286)Semua cobaan pahit dalam kehidupan tidak mungkin Allah ujikan bila kita dianggapNya tidak mampu untuk melaluinya. Allah tidak bermain – main dalam hal penciptaan apapun. Allah sangat memahami dan tahu akan kekuatan dan kemampuan hambaNya. Allahtidak asal memilih seorang hambanya untuk diuji .  Berat  ringannya suatu ujian  yang diujikan Allah kepada hambaNya telah Allah tetapkan dengan pengetahuanNya.Hikmah dibalik sikap sabar kita dalam menghadapi ujian  diantaranya adalah seperti apa yang disabdakan Rasullah saw  :Dari Abu Said dan Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda,“Tiadalah seorang Muslim itu menderita kelelahan atau penyakit atau kesusahan (kerisauan hati) hingga tertusuk duri melainkan semua itu akan menjadi penebus kesalahan-kesalahannya.”( HR Bukhari - Muslim)Kehidupan yang kita lalui  tak selalu menyenangkan, sering kita merasa berputus asa dalam menyikapi ujian hidup yang  datang bertubi – tubi. Manusia sering menganggap bentuk ujian hidup hanyalah berupa penderita dan kesedihan belaka. Padahal kecukupan dan kebahagiaanpun adalah wujud dari sebuah ujian . namun kita sering lupa menganggap semua kesenangan itu sebagai ujian.Ujian yang berupa kebahagiaan sering membuat kita lupa untuk bersyukur kepada Sang Maha Pemberi Nikmat yaitu Allah swt dan kita sering sekali tidak menginginkan ujian yang berupa kesenangan dan kebahagiaan itu cepat berlalu.Sangat berbeda dengan saat  dimana kita menghadapi  ujian  yang berupa kesedihan,kekecewaan, sakit, merasa serba kekurangan  atau tertimpa suatu bencana , kita menginginkan semuanya cepat berlalu. Disaat – saat tersebutlah baru kita teringat kepada Allah swt . Kita mengetuk pintuNya sdi  malam buta, menangis dan mengadukan nasib yang menimpa.Allah senang dengan hamba yang kembali padaNya. Allah senang melihat hambaNya yang mengetuk pintuNya ditengah malam buta, Allah senang melihat hambaNya berdoa  dan menangis mengharap pertolonganNya. Allah senang dengan hambaNya yang mendekat dan mengingatNya. Allah senang dengan hamba yang tidak menggantungkan hidupnya kepada sesama makhluk. Allah senang dengan prasangka baik dari hambaNya.Dalam  sebua h hadist Qudsi  Allah swt berfirman  :“ Aku akan berada disamping persangkaan hamba Ku kepada Ku. Jika dia ingat kepada Ku dalam dirinya, maka Aku ingat kepadanya dalam diri Ku. Jika dia ingat kepada Ku dalam kerumunan yang ramai, maka Aku ingat kepadanya dalam kerumunan yang lebih baik daripada kerumunan mereka. Jika dia mendekat kepada Ku satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu lengan. Jika dia mendekat kepada Ku satu lengan , maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Jika diamendekat Ku dengan berjalan,maka Aku mendekat kepadanya dengan berlari“  (HR. Abu Hurairah)Dengan demikian , hamba yang tengah galau dilanda duka cita janganlah  berputus asa lalu bunuh diri atau mencari – cari kesalahan orang lain dan melampiaskannya dalam kemarahan yang luar biasa atau mencari penolong kepada selain Allah swt mis. melalui perdukunan . Sama sekali tidak menyelesaikan masalah bahkan menambah panjang permasalahan .Tidak mudah memang untuk  mampu bersikap sabar dan ikhlas, Penulispun demikian. Namun kita harus belajar dan terus belajar. Kita harus melatih diri kita untuk siap sedia menerima apapun cobaan yang diberikan Allah, baik berupa duka cita maupunsenang dan bahagia. Bagaimana seseorang dapat dikatakan sabar bila tidak diujiterlebih  dahulu .Allah telah berfirman :Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. Al‘Ankabuut [29] : 2)Dan satu hal penting yang harus selalu kita ingat, disaat mendapat ujian seberat apapun kita harus percaya diribahwa kita akan mampu menyelesaikan persoalan – persoalan tersebut dengan baik karena Allah berfirman :“Allah tidak akan memberikan beban kepada seseorang di luar batas kemampuannya” (Qs Al Baqarah :286)

Kamis, 05 November 2015

Sunnah Rhosul Malam Jumat

"12 AMALAN ISTIMEWA MALAM JUMATDAN HARINYA"1. Disunnahkan pada shalat Shubuh di hari Jum'at, imam membaca surat al-Sajdah al-Insan secara sempurna. Hal ini sebagaimana yang telah dikerjakan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, karenanya jangan memotong sebagiannya seperti yang banyak dilakukan oleh para imam shalat.Diriwayatkan dari Ibnu 'Abbas radliyallah 'anhuma, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam membaca dalam shalat Fajar (Shubuh) hari Jum'at: Aliif Laam Miim Tanziil (Surat al-Sajdah) pada rakaat pertama dan pada rakaat kedua membaca Surat al-Insan." (HR. Bukhari dan Muslim serta yang lainnya)2. Disunnahkan memperbanyak membaca shalawat untuk Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Hal ini berdasarkan hadits Aus bin Aus Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda:إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ"Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. Oleh karenaitu perbanyaklah shalawat di hari Jum'at, karena shalawat akan disampaikan kepadaku."Para shahabat berkata: "Ya Rasulallah, bagaimana shalawat kami atasmu akan disampaikan padamu sedangkan kelak engkau telah lebur dengan tanah?"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallammenjawab: "Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi memakan jasad para Nabi." (HR. Abu Dawud, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan al Hakim)3. Disunnahkan membaca surat al-Kahfi pada hari Jum'at berdasarkan hadits Abu Sa'id al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ فِيْمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkanuntuknya Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menyinarinya dengan cahaya antara dia dan Baitul 'atiq." (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkanal-Nasai dan Al-Hakim)4. Melaksanakan shalat Jum'at bagi laki-laki muslim, merdeka, mukallaf, dan tinggal di negerinya. Atas mereka shalat Jum'at hukumnya wajib. Sementara bagi budak, wanita, anak kecil dan musafir, maka shalat Jum'at tidak wajib atas mereka. Namun, jika mereka menghadirinya, maka tidak apa-apa dan sudah gugur kewajiban Dzuhurnya. Dan kewajiban menghadiri shalat Jum'at menjadi gugur disebabkan beberapa sebab, di antaranya sakit dan rasa takut. (Lihat: Syarh al-Mumti': 5/7-24)5. Mandi besar pada hari Jum'at juga termasuk tuntunan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Beliau bersabda,إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْجُمُعَةِ فَلْيَغْتَسِلْ"Apabila salah seorang kalian berangkat shalat Jum'at hendaklah dia mandi." (HR. Muslim)6. Memakai minyak wangi, bersiwak, dan mengenakan pakaian terbagusnya merupakan adab menghadiri shalat Jum'at yang kudu diperhatikan oleh seorang muslim. Dari Abu Darda' Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَبِسَ ثِيَابَهُ وَمَسَّ طِيبًا إِنْ كَانَ عِنْدَهُ ثُمَّ مَشَى إِلَى الْجُمُعَةِ وَعَلَيْهِ السَّكِينَةُ وَلَمْ يَتَخَطَّ أَحَدًا وَلَمْ يُؤْذِهِ وَرَكَعَ مَا قُضِيَ لَهُ ثُمَّ انْتَظَرَ حَتَّى يَنْصَرِفَ الْإِمَامُ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ"Siapa mandi pada hari Jum'at, lalu memakai pakaiannya (yang bagus) danmemakai wewangian, jika punya. Kemudian berjalan menuju shalat Jum'at dengan tenang, tidak menggeser seseorang dan tidak menyakitinya, lalu melaksanakan shalat semampunya, kemudian menunggu hingga imam beranjak keluar, maka akan diampuni dosanya diantara dua Jum'at." (HR. Ahmad)Dari Abu Sa'id al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ وَسِوَاكٌ وَيَمَسُّ مِنْ الطِّيبِ مَا قَدَرَ عَلَيْهِ"Mandi hari Jum'at itu wajib bagi setiaporang yang bermimpi. Begitu pula dengan bersiwak dan memakai wewangian jika mampu melaksanaknnya (jika ada)." (HR. Bukhari dan Muslim)7. Disunnahkan berangkat lebih pagi (lebih awal) saat menghadiri shalat Jum'at. Sunnah ini hamper-hampir saja mati dan tidak pernah terlihat lagi.مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ"Barangsiapa mandi di hari Jum’at seperti mandi janabah, kemudian datang di waktu yang pertama, ia seperti berkurban seekor unta. Barangsiapa yang datang di waktu yang kedua, maka ia seperti berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang datang di waktu yang ketiga, ia seperti berkurban seekor kambing gibas. Barangsiapa yang datang di waktu yang keempat, ia seperti berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang di waktu yang kelima, maka ia seperti berkurban sebutir telur. Apabila imam telah keluar (dan memulai khutbah), malaikat hadir dan ikut mendengarkan dzikir (khutbah).” (HR. Muttafaqun 'alaih)dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:إِذَا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ كَانَ عَلَى كُلِّ بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ الْمَلَائِكَةُ يَكْتُبُونَ الْأَوَّلَ فَالْأَوَّلَ فَإِذَا جَلَسَ الْإِمَامُ طَوَوْا الصُّحُفَ وَجَاءُوا يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ"Apabila hari Jum'at tiba, pada pintu-pintu masjid terdapat para Malaikat yang mencatat urutan orang datang, yang pertama dicatat pertama. Jika imam duduk, merekapun menutup buku catatan, dan ikut mendengarkan khutbah." (HR. Bukhari dan Muslim)8. Saat menunggu imam datang, seorang muslim yang menghadiri shalat jum'at dianjurkan untuk menyibukkan diri dengan shalat, dzikir ataupun membaca Al-Qur'an.9. Wajib mendengarkan khutbah yang disampaikan imam dengan seksama, tidak boleh sibuk sendiri sehingga tidak memperhatikannya. Akibatnya, Jum'atannya akan sia-sia.Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْوَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ"Jika engkau berkata pada temanmu pada hari Jum'at, "Diamlah!", sewaktu imam berkhutbah, berarti kemu telah berbuat sia-sia." (Muttafaqun 'Alaih, lafadz milik al Bukhari)Makna laghauta, menurut Imam al Shan'ani dalam Subulus Salam, ". . . makna yang paling mendekati kebenaran adalah pendapat Ibnul Muniir, yaitu yang tidak memiliki nilai baik. Adapula yang mengatakan, (maknanya) batal keutamaan (pahala-pahala)Jum’atmu dan nilainya seperti shalat Dhuhur.”Dalam hadits lain, beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا"Barangsiapa bermain-main krikil, maka sia-sialah Jum'atnya." (HR. Muslim)Imam an Nawawi rahimahullah menjelaskan dalam Syarh Shahih Muslim, "dalam hadits tersebut terdapat larangan memegang-megangkrikil dan lainnya dari hal yang tak berguna pada waktu khutbah. Di dalamnya terdapat isyarat agar menghadapkan hati dan anggota badan untuk mendengarkan khutbah. Sedangkan makna lagha (perbuatan sia-sia) adalah perbuatan batil yang tercela dan hilang pahalanya."laghauta : yaitu yang tidak memiliki nilai baik. Adapula yang mengatakan, (maknanya) batal keutamaan (pahala-pahala)Jum’atmu dan nilainya seperti shalat Dhuhur.10. Pada saat masuk masjid, didapati imam sudah naik mimbar menyampaikan khutbah, maka tetap disunnahkan untuk shalat dua rakaat yang ringan sebelum ia duduk. Hal ini didasarkan kepada hadits Jabir bin Abdillah Radhiyallahu 'Anhu, yang menceritakan: Bahwa Sulaik al-Ghathafani datang ke masjid pada hari Jum'at saat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkhutbah. Sulaik langsung duduk, maka Nabi Shallallahu'Alaihi Wasallam bersabda, "Jika salah seorang kalian mendatangi shalat Jum'at, dan (mendapati) imam sedang khutbah, maka hendaknya ia shalat duarakaat lalu baru duduk." (HR. Muslim)11. Jika sudah selesai melaksanakan shalat Jum'at, disunnahkan mengerjakan shalat sunnah sesudahnya. Di sebagian riwayat disebutkan, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam shalat sesudah Jum'at sebanyak dua rakaat, (Muttafaq' alaih). Dan terdapat dalam riwayat lain, beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan kepada orang yang melaksanakan shalat sesudah Jum'at sebanyak empat rakaat, (HR. Muslim)Ishaq rahimahullah berkata, "Jika ia shalat (sunnah ba'da Jum'at) di masjid maka ia shalat empat rakaat. Dan jika melaksanakannyadi rumahnya, maka ia shalat dua rakaat."Abu Bakar al-Atsram berkata, "Kedua-duanya boleh." (al-Hadaiq, Ibnul Jauzsi: 2/183)"Jika ia shalat (sunnah ba'da Jum'at) dimasjid maka ia shalat empat rakaat. Dan jika melaksanakannyadi rumahnya, maka ia shalat dua rakaat."12. Memperbanyak doa di penghujung hari Jum'at, karena termasuk waktu mustajab untuk dikabulkannya doa. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radliyallah 'Anhu, dia bercerita: "Abu Qasim (Rasululah) Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ"Sesungguhnya pada hari Jum'at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim berdiri berdoa memohon kebaikan kepada Allah bertepatan pada saat itu, melainkan Diaakan mengabulkannya." Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya, yang kami pahami, untuk menunjukkanmasanya yang tidak lama (sangat singkat). (Muttafaqun 'Alaih)Semoga bermanfaat.Silahkan share untuk para sahabat.

Selasa, 20 Oktober 2015

Kelebihan dari shedekah


Padahal ada banyak sekali fungsi Manfaat dari sedekah, mari coba kita jabarkan satu per satu
1. Sedekah dapat menghapus dosa.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)
Diampuninya dosa dengan sebab sedekah di sini tentu saja harus disertai taubat atas dosa yang dilakukan. Tidak sebagaimana yang dilakukan sebagian orang yang sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk bersedekah setelahnya agar ‘impas’ tidak ada dosa. Yang demikian ini tidak dibenarkan karena termasuk dalam merasa aman dari makar Allah, yang merupakan dosa besar. Allah Ta’ala berfirman:
“Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf: 9)
2. Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di suatu, hari yang ketika itu tidak ada naungan lain selain dari Allah, yaitu hari akhir. Salah satu jenis manusia yang mendapatkannya adalah:
“Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)
3. Sedekah memberi keberkahan pada harta.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)
Apa yang dimaksud hartanya tidak akan berkurang? Dalam Syarh Shahih Muslim, An Nawawi menjelaskan: “Para ulama menyebutkan bahwa yang dimaksud disini mencakup 2 hal: Pertama, yaitu hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Maka pengurangan harta menjadi ‘impas’ tertutupi oleh berkah yang abstrak. Ini bisa dirasakan oleh indera dan kebiasaan. Kedua, jika secara dzatnya harta tersebut berkurang, maka pengurangan tersebut ‘impas’ tertutupi pahala yang didapat, dan pahala ini dilipatgandakan sampai berlipat-lipat banyaknya.”
4. Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah.
Allah Ta’ala berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

5. Terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah.
“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari no.3666, Muslim no. 1027)
6. Sedekah akan menjadi bukti keimanan seseorang.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sedekah adalah bukti.” (HR. Muslim no.223)
An Nawawi menjelaskan: “Yaitu bukti kebenaran imannya. Oleh karena itu shadaqah dinamakan demikian karena merupakan bukti dari Shidqu Imanihi (kebenaran imannya)”
7. Sedekah dapat membebaskan dari siksa kubur.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 873)
8. Sedekah dapat mencegah pedagang melakukan maksiat dalam jual-beli
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.” (HR. Tirmidzi no. 1208, ia berkata: “Hasan shahih”)
9. Orang yang bersedekah merasakan dada yang lapang dan hati

Kamis, 10 September 2015

Bakso Sri Rejeki Pasar baru Pujon

Resep cara membuat bakso daging sapi yang enak, lezat serta mantab. Layaknya biasanya, bakso hingga saat ini tetap jadi makanan favorit umumnya orang di indonesia. Baik wanita, lelaki, anak-anak serta orang tua lalu ada banyak yang senang dengan yang namanya bakso, terlebih bakso daging sapi. Rasa daging sapi yang tedapat pada bulatan / pentol bakso memanglah jadi ciri khas masakan yang tak lagi dapat dilupakan. Serta mungkin bikin anda ketagihan dengan kata lain kecanduan.

Cara membuat bakso daging sapi yang enak nyatanya juga mudah, beberapa bahan yang diperlukan lalu bisa disebut cukup sederhana serta mudah di peroleh. Saya meyakini ibu-ibu atau mbak yang dirumah tentu dapat untuk bikin bakso. Yup saat ini saatnya coba praktek segera yah, siapkan beberapa bahan berikut.

Bahan-bahan
1 kg daging sapi giling
5 ons tepung kanji
6 siung bawang putih
1 senduk makan garam
1/2 sendok teh merica bubuk
penyedap rasa secukupnya

Cara Membuat Bakso
Haluskan bawang putih, silahkan tumbuk atau blender.
Campur bawang putih yang sudah dihaluskan ke dalam adonan daging sapi giling, merica, garam, penyedap rasa, sekaligus tepung kanji.
Aduk dan uleni adonan tersebut hingga merata kurang lebih 10 menit
Setelah adonan tercampur rata selanjutnya bentuklah menjadi bulatan-bulatan dengan menggunakan tangan sesuai dengan ukuran yang anda inginkan, usahakan agar ukurannya tidak terllau besar supaya bisa matang secara lebih merata dan cepat. Nah disini saya yakin anda bisa untuk membuat bulatan bakso.
Masukkan bulatan bakso yang anda buat ke dalam air panas, kemudian rebuslah ke dalam air yang mendidih hingga matang. Tanda bakso yang telah matang adalah mengapung di permukaan air yang mendidih. Proses perebusan biasanya memakan waktu 10-15 menit.
Angkat bakso yang telah matang dan tiriskan dalam suhu ruangan. Mga manfaat gan sul_iyat@yahoo.com

Rabu, 02 September 2015

UNTUK APA PUASA SENIN KAMIS

Manfaat puasa senin kamis

Sel-sel kulit manusia yang telah mati perlu diganti atau dengan kata lain diremajakan kembali. Anda tidak perlu bantuan produk atau obat tertentu yang harus dikonsumsi. Anda hanya perlu melakukan puasa senin kamis secara rutin. Hal itu dikarena, berhubungan dengan metabolisme dalam tubuh manusia yang berhenti saat berpuasa, dan itu menyebabkan sel-sel tubuh dapat bekerja lebih aktif lagi, seperti halnya sel-sel kulit.

2. Mengencangkan kulit

Mungkin Anda tidak percaya apa hubungannya antara puasa senin kamis dengan pengencangan kulit. Seperti halnya peremajan kulit, saat Anda berpuasa sehari penuh metabolisme dalam tubuh juga ikut beristirahat sehingga membuat sel-sel dalam tubuh bekerja lebih maksimal. Hasilnya, antara lain, organ tubuh luar, seperti kulit akan lebih sehat dan kencang. Coba buktikanlah!

3. Mengeluarkan racun dalam tubuh

Tanpa penelitian dari para ilmuwan, Anda pun dapat berpikir secara logika, jika puasa puasa senin kamis dapat meneluarkan toksin atau racun dalam tubuh. Racun yang bercampur dalam lemak, darah, atau bagian yang lain itu berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Untuk mengeluarkannya bukan hanya dengan berolah raga saja. Namun, Anda harus berhenti mengkonsumsi makanan dan minuman minimal selama sehari, agar racun dapat dikeluarkan dengan efektif. Pengeluarannya dapat lewat keringat, urine, atau saat Anda buang air besar. Cara puasa senin kamis memang dipercaya ampuh untuk mengelurkan racun yang sudah mengendap dalam tubuh. Jika racun-racun tersebut sudah keluar, maka Anda akan merasakan tubuh Anda lebih sehat dan bugar.

4. Memberikan istirahat untuk organ pencernaan

Organ perncernaan dalam tubuh yang Anda miliki diibaratkan seperti mesin, sebut saja mesin kendaraan bermotor. Tidak mungkin sebuah mesin dapat dihidupkan dan dijalankan terus menerus karena hanya akan merusak salah satu atau lebih onderdil atau sparepart bagian dari mesin tersebut. Oleh karena itu, mesin kendaraan bermotor juga membutuhkan istirahat agar tidak cepat rusak komponen di dalamnya. Selain itu, juga membutuhkan perawatan yang rutin.

Seperti juga organ pencernaan dalam tubuh Anda yang membutuhkan istirahat untuk tidak bekerja minimal sehari hingga dua hari dalam seminggu. Hal itu berfungsi untuk mengoptimalkan fungsi organ pencernaan, mengeluarkan racun-racun dalam organ pencernaan, serta sebagai perawatan rutin agar tidak cepat rusak untuk organ pencernaan Anda. Satu-satunya cara efektif yang bisa Anda lakukan untuk mengistirahatkan organ perncernaan adalah puasa senin kamis.

5. Menurunkan kadar lemak

Lemak memang salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda. namun, jika Anda memiliki lemak dalam tubuh yang terlalu banyak tentu hanya akan membuat penyakit datang. Oleh karena itu, kelebihan lemak dalam tubuh Anda harus dihilangkan. Ada tiga cara yang sangat efektif dan dapat Anda lakukan segera, yaitu berolah raga secara teratur, melakukan diet yang menyehatkan, dan melakukan puasa senin kamis. Ketiga cara tersebut jika dilakukan dengan benar, dijamin akan menurunkan kadar lemak dalam tubuh Anda. akibat positifnya, tubuh Anda akan terhindar dari gangguan penyakit, seperti tekanan darah tinggi atau kolesterol.

6. Mempercantik kaum wanita secara alami

Dengan berpuasa senin kamis, sel-sel tubuh akan mengalami reorganisasi atau pergantian secara teratur. Hal itu yang menyebabkan sel-sel dalam tubuh Anda selalu mengalami peremajaan. Dengan begitu, organ dalam maupun luar tubuh Anda akan menjadi lebih sehat dan segar. Misalnya, pada organ kulit yang mengalami peremajaan sel-sel kulit akan menjadikan kulit wajah lebih bersih, segar, dan terlihat cantik. Bagi Anda para wanita yang menginginkan terlihat selalu tampil cantik dan awet muda, tidak ada salahnya mencoba melakukanpuasa senin kamis.

Selasa, 01 September 2015

EDITING AUTOTEX ARAB

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Assalamu ‘alaikum Wr. Wb)
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Wa ‘alaikum salam Wr. Wb)
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.)
اَهْلاًوَسَهْلاً (ahlan wa sahlan)
اَللّهُ اَكْبَرُ (Allahu Akbar)
اَلْحَمْدُلِلّهِ (Alhamdulillah)
اَللّهُ (Allah)
آمِّينَ (amin)
اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ (Astaghfirullah)
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ (Bismillahirrahmanirrahim)
بَارَكَ اللّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرِ (Do’a untuk Pengantin)
حَلاَلً (halal)
حَرَمً (haram)
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ (innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun)
اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ (insya Allah)
جَزَاكَ اللّهُ (jazakallah)
جَزَاكِ اللّهُ (jazakillah)
جَزَاكُمُ اللّهُ (jazakumullah)
لاَ هَوْلَ وَلاَ قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ (laa haula wa laa quwwata illa billah)
لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ (laa ilaaha illallah)
مَاشَآءَاللّهُ (masya Allah)
سُبْحَانَ اللّهُ (subhanallah)
اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدِ (lafadz takbiran)
تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ (taqabalallahu minna wa minkum)
تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ (taqabal ya kariim)
وَ اِيَّكُمْ (wa iyyakum)
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ (penutup ceramah)لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Senin, 31 Agustus 2015

INGIN TAMPIL CANTIK

Mempropagandakan pola hedonisme dan materialisme.

Rasulullah saw sudah mengingatkan kita lewat sabdanya, dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘Anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya”. (HR. Abu Daud no. 4031, shahih)

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah Saw bersabda, “Kalian pasti akan mengikuti langkah-langkah orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal atau sehasta demi sehasta, sampai walaupun mereka masuk ke dalam lubang biawak, kalian pun memasukinya.” Para shahabat bertanya: “Apakah yang dimaksud adalah Yahudi dan Nashara?” Beliau menjawab: “Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (Muttafaqun ‘Alaihi)

"Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kerudungnya ke dadanya" (QS An-Nur:31)